Pembangunan Jembatan Gantung Garuda Terus Dikebut, Progres Pondasi Capai 90 Persen
Kabupaten Tegal – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang
menghubungkan Desa Pedagangan, Kecamatan Dukuhwaru, dengan Desa Pakembaran,
Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, terus menunjukkan perkembangan yang
signifikan. Rabu (08/07)
Jembatan yang dibangun melintasi sungai dengan lebar sekitar
40 meter, kedalaman air sekitar 4 meter, serta kecepatan arus normal sekitar
0,5 meter per detik ini diharapkan menjadi akses transportasi yang lebih aman
dan efisien bagi masyarakat.
Keberadaan Jembatan Gantung Garuda diproyeksikan memberikan
manfaat bagi sekitar 1.500 jiwa dari 2.000 kepala keluarga. Selain memperlancar
mobilitas warga, jembatan ini juga diharapkan dapat mendukung aktivitas
pendidikan, perekonomian, dan pelayanan masyarakat di kedua desa.
Hingga saat ini, Tim Pelaksana Konstruksi Kodim 0712/Tegal
terus melaksanakan pekerjaan sesuai tahapan yang telah direncanakan.
Pembersihan lahan telah mencapai 100 persen, perataan lahan 100 persen,
pemasangan bowplank 100 persen, penggalian lubang pondasi 100 persen, serta
langsir material 100 persen.
Sementara itu, pekerjaan pembuatan pondasi lantai kerja
telah mencapai progres 92 persen, sedangkan pengecoran pondasi telah mencapai
90 persen. Seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan mengutamakan kualitas
konstruksi, keselamatan kerja, serta ketepatan waktu agar pembangunan dapat
selesai sesuai target.
Kodim 0712/Tegal berkomitmen mendukung percepatan
pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Diharapkan, Jembatan Gantung Garuda nantinya dapat meningkatkan konektivitas
antarwilayah, memperlancar mobilitas warga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi
di Kabupaten Tegal.

Komentar
Posting Komentar